HPN 2027 Belum Diputuskan, Dewan Pers Akan Libatkan Seluruh Konstituen

IMG-20260903-WA0014

Jakarta Jurnal Kepulaan News Dewan Pers menegaskan hingga saat ini belum menetapkan lokasi maupun organisasi konstituen yang akan menjadi penanggung jawab dan pelaksana Hari Pers Nasional (HPN) 2027. Ketetapan tersebut diambil pasca-pertemuan dialog antara jajaran Dewan Pers dengan delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Jakarta.

 

Anggota Dewan Pers, Abdul Manan, menjelaskan bahwa agenda tersebut sebatas forum mendengarkan paparan aspirasi dari pihak PWI. PWI menghendaki status quo di mana organisasi mereka tetap menjadi penanggung jawab utama karena HPN bertaut erat dengan sejarah kelahiran organisasi tersebut. Namun, Abdul Manan menekankan bahwa esensi HPN merupakan momentum bersama seluruh ekosistem pers, sehingga tata kelola pelaksanaannya semestinya dilakukan secara inklusif dan gotong royong oleh seluruh konstituen di bawah naungan Dewan Pers.

 

“Keputusan presiden (Keppres) tentang HPN hanya menetapkan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional, namun tidak memberi mandat tunggal kepada lembaga atau organisasi tertentu sebagai pelaksananya. Jika tidak ada titik temu, revisi Keppres Nomor 5 Tahun 1985 bisa menjadi salah satu alternatif penyesuaian agar selaras dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” ungkap Abdul Manan.

 

Penegasan belum adanya keputusan resmi terkait lokus HPN 2027 juga dikonfirmasi oleh sejumlah anggota Dewan Pers lainnya, seperti Muhammad Jazuli, Dr. Rosarita Niken Widiastuti, serta Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto. Mereka menyatakan bahwa Dewan Pers masih akan mengundang dan mengumpulkan seluruh konstituen organisasi pers lainnya sebelum mengambil keputusan final dalam rapat pleno.

 

Pernyataan dari unsur Dewan Pers tersebut diperkuat oleh Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika. Pria yang akrab disapa Bli Komang ini mengimbau semua pihak untuk bersabar menunggu jadwal rapat bersama forum konstituen digelar kembali.

 

Di tengah bergulirnya pembahasan tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat bergerak cepat mematangkan konsolidasi melalui rapat pleno organisasi. SMSI secara resmi mengusulkan kepada Dewan Pers agar pelaksanaan HPN 2027 ditempatkan di Ibu Kota Jakarta. Usulan strategis ini pun langsung mendapat respons positif dan dukungan penuh dari pihak AMSI.

 

Guna menangkal berkembangnya disinformasi di ruang publik, Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, mengimbau kepada seluruh fungsionaris pers di tingkat pusat maupun daerah setanah air untuk menahan diri, menghindari penyebaran hoaks, serta menghormati proses dialog terbuka yang saat ini sedang dimatangkan oleh Dewan Pers.

 

(JKN/1.0.0)