HARAPAN BARU DARI BUMI DUAN LOLAT: PENGURUS PWI TANIMBAR 2026-2029 RESMI DILANTIK
Jurnalkepulauannews.com.Saumlaki, 22 April 2026,-/Sebuah babak baru dalam dunia pers di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) resmi dimulai. Di bawah sorot lampu Aula yang hangat dan spanduk biru yang gagah, wajah-wajah penuh optimisme menghiasi prosesi Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk periode 2026-2029.
Acara yang berlangsung khidmat di Saumlaki ini bukan sekadar seremoni pelantikan pejabat organisasi. Di balik seragam putih yang mereka kenakan, tersimpan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan bagi literasi dan demokrasi di negeri bertajuk Duan Lolat. Dengan tema besar “Menata Fondasi, Menguatkan Integritas: PWI Tanimbar Sebagai Pilar Literasi dan Demokrasi”, para pengurus baru ini berjanji untuk tidak hanya menjadi penyampai kabar, tetapi juga penjaga nilai-nilai kebenaran.
Simon Lolonlun, sosok yang kini dipercaya nahkodai PWI Tanimbar, tampak mantap memimpin barisan pengurus di depan panggung. Pelantikan ini menjadi sangat bersejarah karena merupakan buah dari perjuangan panjang insan pers setempat untuk memiliki wadah resmi yang mandiri setelah puluhan tahun.
Kehadiran tokoh penting seperti Akhmad Munir (Ketua Umum PWI Pusat) dan Alex Sariwating (Ketua PWI Provinsi Maluku) dalam desain latar acara, memberikan sinyal kuat bahwa Tanimbar kini mendapatkan perhatian serius dalam peta pers nasional. Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Daerah melalui kehadiran Bupati Ricky Jauwerissa dan Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak, yang berharap PWI dapat menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif dalam pembangunan daerah.
Suasana haru sempat menyelimuti ruangan saat para wartawan, yang biasanya sibuk mengejar berita dengan kamera dan catatan, kini berdiri bersama untuk mengucapkan janji setia pada kode etik jurnalistik. Ini adalah momen kemanusiaan yang menunjukkan bahwa di atas kepentingan profesi, ada dedikasi tulus untuk memajukan masyarakat Kepulauan Tanimbar melalui informasi yang sehat dan mendidik.





