GANDENG PRAMUKA, BAWASLU TANIMBAR PERKUAT PENGAWASAN PEMILU HINGGA PELOSOK DESA.
Saumlaki.Jurnalkepulauannews.com,-/ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Tanimbar resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Gerakan Pramuka untuk memperkuat pengawasan partisipatif pada Pemilu mendatang. Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Surat Perintah Kerja (SPK) di Ruang Rapat Wakil Bupati, Saumlaki, Kamis (07/05/2026).
Acara tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.K.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kehadiran beliau menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap keterlibatan pemuda dalam menjaga integritas demokrasi.
Pramuka Sebagai “Mata dan Telinga” Bawaslu
MoU ini bertujuan memobilisasi potensi besar anggota Pramuka yang tersebar di berbagai dusun dan desa di Tanimbar. Dengan ribuan anggota yang disiplin dan berintegritas, Pramuka diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengawasi isu strategis serta memberikan perlindungan bagi kelompok pemilih rentan.
Secara teknis, SPK yang ditandatangani mencakup tiga poin utama:
* Peningkatan partisipasi aktif anggota Pramuka dalam tiap tahapan pemilu.
* Pelaksanaan pendidikan politik yang relevan dengan karakter generasi muda.
* Pembentukan kader pengawas partisipatif yang paham hukum dan aturan pemilu.
Menanamkan Kesadaran Berdemokrasi Sejak Dini.Dalam sambutannya, dr. Juliana Ch. Ratuanak menekankan bahwa nilai-nilai dasar Pramuka—seperti kejujuran dan disiplin—sangat selaras dengan prinsip pemilu yang Jujur dan Adil (Jurdil).
“Pramuka adalah mitra strategis negara. Melalui kolaborasi ini, kita menanamkan kesadaran berdemokrasi sejak dini. Anggota Pramuka akan menjadi ‘mata dan telinga’ Bawaslu untuk meminimalisir potensi pelanggaran, seperti politik uang atau intimidasi, terutama di daerah yang sulit dijangkau pengawas formal,” tegas dr. Juliana.
Terobosan Pengawasan Organik Langkah ini dinilai sebagai terobosan besar untuk mengatasi kendala geografis di wilayah kepulauan. Dengan melibatkan kekuatan organik dari Pramuka, Bawaslu mendapatkan dukungan pengawasan yang masif hingga ke tingkat akar rumput. Selain itu, program ini menjadi sarana edukasi agar pemuda Tanimbar menjadi pemilih yang cerdas dan tidak mudah dimanipulasi kepentingan pragmatis.
Sinergi antara Bawaslu dan Pramuka ini diharapkan menjadikan Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai contoh daerah dengan penyelenggaraan pemilu yang bersih, aman, dan bermartabat.
(Randy Fenan)






