MENEPIS NARASI “FITNAH”, JURNl KEPULAAN NEWS: KAMI MENYUARAKAN ASPIRASI RAKYAT, BUKAN DEDAM PRIBADI

Screenshot_2026-05-08-11-45-52-12_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

 

SAUMLAKI, Jurnal Kepulauan News – Redaksi Jurnal Kepulauan News (JKN) memberikan tanggapan resmi terhadap pemberitaan media lain yang menuding produk jurnalistik kami sebagai “fitnah” dan “abal-abal”. JKN menegaskan bahwa setiap pemberitaan yang diterbitkan, terutama mengenai dinamika nelayan andon di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), didasarkan pada laporan keresahan masyarakat di lapangan.

 

 

Aspirasi Publik Bukan Fitnah Terkait tudingan “pembunuhan karakter” terhadap Nikolaus Frets Besitimur, Redaksi JKN menjelaskan bahwa penggunaan kata “diduga” dalam pemberitaan sebelumnya adalah bentuk kepatuhan terhadap Asas Praduga Tak Bersalah. Publikasi tersebut bertujuan untuk memicu perhatian otoritas terkait agar melakukan investigasi lebih lanjut demi melindungi hak-hak nelayan lokal Tanimbar.

 

 

“Tugas pers adalah menjadi penyambung lidah masyarakat. Ketika warga merasa resah dan melapor, pers wajib memberitakannya sebagai fungsi kontrol sosial. Tuduhan ‘fitnah’ yang dialamatkan kepada kami adalah upaya untuk membungkam aspirasi warga desa yang selama ini merasa dirugikan oleh aktivitas nelayan dari luar daerah,” tegas Redaksi JKN, Jumat (08/05/2026).

 

 

Hak Jawab Adalah Solusi, Bukan Serangan Balik Redaksi menyayangkan adanya narasi yang emosional dan menghakimi dari pihak lain. Sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999, setiap pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan memiliki Hak Jawab dan Hak Koreksi.

 

 

“Alih-alih menyerang institusi media kami dengan sebutan ‘abal-abal’ atau ‘racun opini’, pihak yang merasa keberatan seharusnya menggunakan hak jawab secara elegan. Pers yang sehat adalah pers yang beradu fakta, bukan beradu narasi kebencian,” tambahnya.

 

 

Komitmen pada Etika dan Legalitas Mengenai tudingan media “abal-abal”, JKN menegaskan bahwa kredibilitas sebuah media diukur dari keberaniannya mengungkap kebenaran demi kepentingan publik, bukan dari seberapa jauh media tersebut membela kepentingan individu tertentu. JKN siap mempertanggungjawabkan setiap produk jurnalistiknya di depan Dewan Pers jika diperlukan.

 

 

Redaksi JKN tidak akan surut dalam mengawal isu-isu krusial di Tanimbar, termasuk masalah judi, sampah, pelayanan kesehatan, hingga kedaulatan laut. Kami percaya masyarakat Tanimbar sudah cukup cerdas untuk membedakan mana media yang membela suara rakyat kecil dan mana yang hanya menjadi corong kepentingan pihak tertentu.(02)