Rembug Stunting Desa Atubul Dol 2026: Pemdes Respons Positif Usulan Aturan Ketat Cegah Pernikahan Dini

IMG-20260807-WA0011

 

WERTAMRIAN – Jurnal Kepulaan News Pemerintah Desa Atubul Dol, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar Musyawarah Desa “Rembug Stunting” Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (06/08/2026). Kegiatan yang difasilitasi langsung oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Atubul Dol ini difokuskan pada pembahasan strategi matang dan langkah preventif guna menekan angka stunting pada bayi, balita, serta anak usia dini di wilayah setempat.

 

Agenda krusial ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Atubul Dol, Eferardus Fase, S.E., perwakilan Pemerintah Kecamatan Wertamrian, seluruh jajaran kelembagaan desa, serta tim tenaga kesehatan tingkat kecamatan. Musyawarah berjalan dinamis dengan lahirnya berbagai usulan, saran, dan masukan konstruktif yang disuarakan oleh berbagai elemen lembaga desa yang hadir.

 

Salah satu poin penting yang menjadi sorotan utama dalam rembug tersebut datang dari tenaga medis Puskesmas Lorulun. Dalam penyampaiannya kepada pihak kecamatan dan Pj Kepala Desa, tenaga medis menegaskan pentingnya memutus rantai stunting dari hulu. Salah satu pemicu utama stunting yang kerap luput adalah maraknya pernikahan di bawah umur. Oleh karena itu, Pemdes didesak untuk merumuskan regulasi lokal yang tegas.

 

“Perlu adanya aturan kepala desa (Perkades) khusus yang mengatur pembatasan dan pencegahan pernikahan usia dini. Aturan ini diharapkan memberikan efek jera dan proteksi bagi anak usia dini, karena kesiapan fisik dan mental ibu sangat memengaruhi kondisi gizi anak yang dilahirkan,” ujar perwakilan tenaga medis Puskesmas Lorulun di hadapan forum.

 

Usulan strategis tersebut disambut hangat dan mendapat respons positif dari Pemerintah Desa Atubul Dol. Pj Kepala Desa Atubul Dol, Eferardus Fase, S.E., secara langsung mengapresiasi dan menerima masukan berharga dari tenaga kesehatan tersebut. Pihaknya menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi medis ini ke dalam instrumen kebijakan desa demi memastikan masa depan generasi muda Atubul Dol bebas dari ancaman stunting.

(JKN/ D.M)