Kondisi Situs Ziarah Lourdes Lauran Memprihatinkan, Umat Berharap Uluran Tangan dan Perhatian Pemda KKT
SAUMLAKI, JURNAL KEPULAUAN NEWS – Kondisi infrastruktur dan fasilitas pendukung di Situs Ziarah Goa Lourdes Bunda Maria Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, dilaporkan kian memprihatinkan Lokasi yang selama ini menjadi pusat wisata religi andalan bagi umat Katolik di Paroki Hati Kudus Yesus Lauran maupun para penziarah se-Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) tersebut, kini sangat membutuhkan perhatian dan perbaikan yang serius.
Melihat kondisi fisik situs suci yang mulai mengalami kerusakan dan kekurangan fasilitas dasar, sejumlah umat setempat tergerak hati dan mengambil inisiatif mandiri. Selama beberapa bulan terakhir, mereka secara swadaya rutin menggelar aksi kerja bakti pembersihan rumput liar dan sampah guna menjaga kesucian lokasi tersebut
Namun, gerakan gotong royong warga tersebut dinilai memiliki keterbatasan dana dan tenaga. Kerusakan fasilitas penunjang makam suci memerlukan anggaran pembenahan yang lebih besar, sehingga umat sangat mengharapkan adanya uluran tangan kasih dari para donatur, dan terkhusus dari Pemerintah Daerah (Pemda KKT)
“Kerja bakti yang kami lakukan beberapa bulan ini murni inisiatif umat untuk merawat apa yang kami bisa [Draft Berita]. Namun, kondisi riil di lokasi Lourdes ini sudah memprihatinkan dan butuh renovasi fasilitas .Kami sangat mengharapkan adanya kepedulian dan uluran tangan dari siapa saja, terutama dari Pemerintah Daerah setempat untuk membantu melengkapi kekurangan infrastruktur di sini,” ungkap salah seorang umat di lokasi penziarahan.
Situs Lourdes Lauran bukan sekadar tempat ibadah lokal, melainkan salah satu ikon pariwisata religi yang memiliki potensi besar bagi daerah KKT. Masyarakat menilai, sudah sepatutnya Pemda melalui Dinas Pariwisata peka terhadap penataan cagar budaya ini agar para penziarah dari luar daerah dapat berdoa dengan nyaman dan khidmat.
Hingga rilis berita ini dikeluarkan, redaksi Jurnal Kepulauan News masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari Dinas Pariwisata KKT terkait ada atau tidaknya alokasi anggaran pemeliharaan situs pariwisata religi di wilayah Tanimbar untuk tahun anggaran berjalan.
(JKN/1.0.0)






