Wujud Kepedulian Situs Religi, Empat Warga Lauran Dan Satu Warga Sifnana Gelar Kerja Bakti Bersihkan Goa Lourdes Bunda Maria

IMG-20260901-WA0026

 

SAUMLAKI, JURNAL KEPULAUAN NEWS – Kesadaran masyarakat dalam menjaga dan merawat kebersihan fasilitas keagamaan ditunjukkan secara nyata oleh sejumlah warga di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT). Dengan penuh antusiasme, sebanyak lima orang warga setempat berinisiatif menggelar aksi sosial berupa kerja bakti pembersihan di kawasan Situs Ziarah Goa Lourdes Bunda Maria Desa Lauran, Senin (31/08/2026).

 

Kelima warga yang terlibat langsung dalam aksi gotong royong peduli lingkungan tempat ibadah tersebut adalah Yos Rangga, Caken Rurume, Beni Ingnuan, Heri Ngorantutul, dan Alo Londar.

 

Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada pembersihan sampah plastik, pembabatan rumput liar yang mulai rimbun di sekitar undakan tangga masuk, hingga pembersihan pelataran utama di depan Goa Bunda Maria. Langkah spontan ini diambil sebagai wujud tanggung jawab moral umat dan masyarakat adat Lauran untuk memastikan situs ziarah yang menjadi kebanggaan KKT ini tetap terjaga keasrian, keindahan, dan kekhidmatannya bagi para penziarah yang datang berdoa.

 

“Kegiatan kerjabakti ini murni lahir dari rasa kepedulian bersama untuk merawat kekurangan dan menjaga kebersihan tempat suci kita. Kami berharap aksi kecil ini bisa memotivasi seluruh masyarakat dan para peziarah lainnya untuk tidak membuang sampah sembarangan dan bersama-sama menjaga fasilitas penziarahan Lourdes Lauran,” ungkap perwakilan warga di lokasi kegiatan.

 

Kawasan Goa Lourdes Lauran selama ini dikenal sebagai salah satu pusat wisata religi Katolik utama di Pulau Tanimbar yang rutin dikunjungi umat, terutama menjelang bulan-bulan devosi seperti bulan Mei dan Oktober. Kebersihan dan kenyamanan situs ini dinilai sangat krusial karena berdampak langsung pada kekhusyukan umat yang datang melakukan refleksi iman.

 

Melalui publikasi media ini, masyarakat menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi nyata yang ditunjukkan oleh kelima pemuda dan tokoh warga tersebut. Gerakan gotong royong ini diharapkan dapat memantik kepekaan Pemerintah Daerah maupun pihak Paroki untuk memberikan perhatian berkala yang lebih optimal terhadap kelengkapan fasilitas penunjang di Situs Lourdes Desa Lauran ke depan.

 

(JKN/1.0.0)