“SIKAPI TUDINGAN MEDIA ABAL -ABAL, JURNAL KEPULAUAN NEWS TEGASKAN KOMITMEN PADA FAKTA DAN KODE ETIK
Saumlaki,Jurnalkepulauannews.com,-/ Redaksi media Jurnal Kepulauan News angkat bicara menyikapi tudingan miring yang dilontarkan oleh Nikolaus Frets Besitimur yang menyebut media ini sebagai media “abal-abal”.
Tudingan tersebut dinilai sebagai upaya untuk mengaburkan substansi pemberitaan terkait dinamika nelayan andon dan masalah sosial lainnya yang tengah dikawal oleh media ini di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).
Pemimpin Redaksi Jurnal Kepulauan News menegaskan bahwa predikat “abal-abal” atau tidaknya sebuah media tidak ditentukan oleh opini subjektif perorangan, melainkan oleh kepatuhan media tersebut terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam setiap produk pemberitaannya.
Kami menyayangkan adanya narasi yang mencoba mendiskreditkan kerja-kerja jurnalistik kami dengan sebutan abal-abal. Sejatinya, media yang kredibel adalah media yang berani menyuarakan fakta lapangan dan keresahan masyarakat, serta memberikan ruang bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi,” tegasnya, Rabu (06/05/2026).
“Redaksi menilai, serangan verbal terhadap media sering kali muncul ketika pemberitaan yang dihasilkan mulai menyentuh zona nyaman pihak tertentu atau mengungkap fakta yang tidak ingin diketahui publik. Alih-alih melakukan klarifikasi secara substantif atas isi berita, oknum tersebut justru menyerang institusi media secara personal.
“Jurnal Kepulauan News memastikan bahwa seluruh proses keredaksian berjalan sesuai standar operasional. Kami mengundang setiap pihak yang merasa keberatan dengan isi berita untuk menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (2) dan (3) UU Pers, daripada melontarkan tuduhan tanpa dasar hukum yang jelas di ruang publik.
Fokus kami tetap pada kepentingan masyarakat Tanimbar. Tuduhan ini tidak akan menyurutkan semangat kami untuk terus melaporkan kondisi pelayanan publik, kelautan, dan penegakan hukum di Bumi Duan Lolat secara profesional dan independen.






