Orang Tanimbar Butuh Pemberdayaan, Tidak Butuh Transmigrasi Dari Luar Daerah !!!!!!!
Saumlaki jurnalkepulauannews.com,- Wacana program transmigrasi masuk Tanimbar, yang akhir-akhir ini santer dipercakapkan, mendapat penolakan keras, dari seluruh lapisan masyarakat Tanimbar
Orang Tanimbar hari ini, tidak membutuhkan transmigrasi dari luar daerah. kenapa ? karena orang Tanimbar butuh Pemberdayaan untuk meningkatkan taraf hidup yang memadai
Program transmigrasi sesungguhnya, sangat merugikan masyarakat Tanimbar secara keseluruhan, dan lebih menguntungkan kelompok transmigran
Ketua pemudah Mandwriak Liberatus Fenanlampir kepada media ini di kediamannya, minggu 23/8-2026, dengan tegas mengatas namakan masyarakat Tanimbar, menolak dengan keras program tersebut
Menurutnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah KKT, semestinya berkonsentrasi untuk memberdayakan masyarakat Tanimbar pada semua lini kehidupan, dan bukan terjebak pada program transmigrasi
Masyarakat Tanimbar harus diberdayakan untuk merebut peluang-peluang ekonomi yang tersedia, berdasarkan kebutuhan pasar yang dibutuhkan
Pertumbuhan ekonomi masyarakat dibidang pertanian, di bidang peternakan dan di bidang perikanan, mestinya menjadi perhatian utama dari pihak pemerintah
Pada sisi lain, tanah Tanimbar adalah tanah adat, yang merupakan warisan dari para leluhur kepada anak cucu
Para leluhur Tanimbar dulunya berperang habis-habisan untuk mempertahankan tanah Tanimbar dari tangan penjajah, supaya diwariskan kepada anak cucu
Pada tataran praktis, muncul fenomena transmigrasi sangat meresahkan hati masyarakat tanimbar, karena mengandung indikator bahwa, seakan masyarakat Tanimbar tidak bisa berbuat apa-apa di atas tanah warisannya, sehingga orang lain harus didatangkan untuk menguasai dan mengelola tanah Tanimbar
“Fenomena yang tidak produktif ini harus kita lawan, dan jangan kita kasi kesempatan untuk program ini direalisasikan” anjur Fenanlampir
Oleh sebab itu, anjuran teknis yang Fenanlampir hendak memberikan kepada Pemda KKT adalah, masyarakat Tanimbar harus diberdayakan untuk menjemput investasi besar-besaran yang sudah masuk Tanimbar
“Kenapa demikian ? agar kedepan nanti, masyarakat Tanimbar memiliki kehidupan yang layak dan bermartabat, dan tidak jadi penonton di atas tanahnya sendiri, bagaikan tikus yang mati di atas lumbung padi” terang Fenanlampir mengakhiri percakapan.(JKN 02)






