Akses Jalan ke Lourdes dan Goa Hati Kudus Yesus Memprihatinkan, Warga Lauran Desak Perhatian Pemda KKT

Screenshot_2026-09-22-10-10-42-89_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

 

LAURAN, JURNAL KEPULAUAN NEWS – Kondisi infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi menuju pusat wisata religi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dilaporkan dalam kondisi rusak parah Akses jalan darat menuju kawasan Goa Lourdes Bunda Maria dan Goa Hati Kudus Yesus di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, kini dalam kondisi memprihatinkan dan dikeluhkan oleh para penziarah serta masyarakat adat setempat, Selasa(22/09/2026).

 

Berdasarkan pantauan langsung tim media di lapangan, jalur utama yang dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat menuju kedua situs suci tersebut dipenuhi lubang, kerikil tajam, serta bebatuan lepas yang berisiko memicu kecelakaan lalu lintas. Kondisi ini dinilai sangat kontras dengan status kawasan tersebut yang saban hari dijadikan tempat sakral bagi umat Katolik se-Saumlaki untuk melakukan devosi ziarah, doa, dan sembahyang demi ujud serta niat-niat spiritual mereka .

 

Keterbatasan akses jalan yang rusak ini menyulitkan para orang tua, anak-anak, hingga orang sakit yang ingin datang memohon kesembuhan rohani di depan arca suci  Melalui media ini, masyarakat Desa Lauran secara terbuka mengetuk pintu hati penentu kebijakan dan memohon uluran tangan nyata dari Pemerintah Daerah (Pemda) KKT .

 

“Jalan masuk ke Lourdes dan Goa Hati Kudus Yesus ini sudah sangat memprihatinkan  Padahal tempat ini adalah tempat suci di mana setiap hari umat datang bertelut, menangis, dan sembahyang untuk maksud-maksud hidup mereka  Umat selama ini sudah swadaya membersihkan lokasi tetapi untuk perbaikan aspal jalan, kami sangat memohon uluran tangan dan kepekaan dari Pemerintah Daerah setempat sebelum jatuh korban luka di jalanan,” keluh salah seorang warga adat Lauran penuh harap.

 

Publik menilai, Pemda KKT melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Pariwisata seharusnya tanggap karena situs Lourdes Lauran merupakan salah satu aset pariwisata religi ikonik yang membawa citra daerah di tingkat regional Pembenahan infrastruktur jalan dinilai mendesak untuk segera dianggarkan guna menjamin keselamatan publik serta kenyamanan umat dalam menjalankan kebebasan beribadah di Bumi Duan Loloda.

 

Hingga berita ini diturunkan, redaksi Jurnal Kepulauan News masih berupaya mendatangi Kantor Dinas PUPR KKT di Saumlaki guna meminta konfirmasi resmi terkait ada atau tidaknya plot anggaran pemeliharaan maupun pengaspalan jalan berkala menuju situs cagar budaya keagamaan tersebut.

 

(JKN/1.0.0)