Menindaklanjuti Arahan Mabes Polri, Polsek Tanimbar Utara Perkuat Sinergi Lintas Sektor Cegah Karhutla

Screenshot_2026-09-06-01-43-35-79_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Larat,Jurnalkepulauannews.com/   Polsek Tanimbar Utara terus bergerak cepat mendorong upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya. Langkah taktis ini diwujudkan melalui peningkatan kesadaran masyarakat serta penguatan sinergi lintas sektor guna menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan di wilayah Tanimbar Utara.

Dalam dialog kedinasan yang digelar baru-baru ini, fokus pembahasan diarahkan pada pemetaan kondisi geografis serta ancaman Karhutla. Petugas menyoroti berbagai aktivitas harian masyarakat di sekitar kawasan perkebunan dan hutan yang berpotensi memicu titik api.

Meskipun hingga saat ini belum terdapat laporan adanya kebakaran hutan dari masyarakat, hal ini tetap menjadi perhatian serius bersama. Polsek Tanimbar Utara menegaskan bahwa dampak Karhutla sangat masif karena dapat merusak ekosistem lingkungan, mengganggu kesehatan, serta melumpuhkan aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat.

Kapolsek Tanimbar Utara secara tegas menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan bencana. Menurutnya, salah satu langkah konkret yang sangat krusial adalah menghentikan total praktik pembukaan maupun pembersihan lahan pertanian dengan cara membakar.

“Kebiasaan membakar sampah yang dilakukan secara sembarangan juga perlu dihentikan, terutama saat kondisi cuaca sedang panas dan kering, karena angin kencang dapat mempercepat penyebaran api secara tak terkendali,” ujar Kapolsek Tanimbar Utara.

Ia menambahkan, perlindungan terhadap hutan bukan hanya beban pemerintah atau aparat keamanan semata, melainkan tanggung jawab moral seluruh warga negara. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika melihat ada indikasi titik api atau kebakaran sekecil apa pun, segera laporkan kepada petugas di lapangan agar bisa ditangani sedini mungkin,” tegasnya.

Selain mengedukasi warga, Kapolsek juga mendorong peningkatan intensitas patroli dan pemantauan berkala di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Langkah preventif ini dilakukan secara terpadu bersama Pemerintah Daerah, BPBD, TNI, serta elemen masyarakat setempat.

Polsek Tanimbar Utara menilai sinergitas lintas sektor adalah kunci utama dalam menghadapi ancaman Karhutla. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan mampu membangun budaya baru yang peduli terhadap kelestarian alam.

“Jangan menunggu api membesar. Mari kita cegah sejak dini demi menjaga hutan, lahan, dan keselamatan bersama di Tanimbar Utara,” pungkas Kapolsek menutup arahannya.

Penulis : (  MARC. M / JKN )