MPLS Merupakan Gerbang Utama Bagi Para Siswa Baru, Untuk Melanjutkan Studinya
Saumlaki,Jurnalkepulauannews.com,- Sebanyak dua ratus empat pulu depan calon siswa baru SMK Negri 6 kepulauan Tanimbar, diterima sebagai siswa baru sekolah tersebut, dalam kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah MPLS, jumat 18/7-2025, diruang pertemuan sekolah tersebut
Dua ratus empat pulu delapan siswa tersebut, diserahkan langsung oleh ketua panitia penyelenggara, Atanasius Londar, S. Pd, kepada Plt kepala sekolah Welhelmina Naressy, S. Pd, dalam laporan penutupan kegiatan, dan selanjutnya diterima, melalui penyerahan sertifikat kelulusan kepada perwakilan para siswa, dan sekaligus melepaskan atribut tanda pengenal peserta
Dalam laporannya, Londar memaparkan uraian sebagai berikut, sebanyak dua ratus tiga pulu enam siswa dinyatakan lulus, karena mengikuti kegiatan dari hari pertama sampai hari terakhir, sementara dua belas siswa dinyatakan tidak lulus, karena tidak mengikuti kegiatan
Menyikapi kenyataan dimaksud, Londar dengan tegas, mengulas kembali sambutan Kakancab Dinas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Saumlaki, Thomas Tumel Mariang, S. Pd yang mengatakan bahwa, “siswa yang tidak mengikuti kegiatan MPLS tahun ini, diwajibkan untuk mengikuti kegiatan MPLS pada tahun berikutnya” kutib Londar dalam laporannya
Sejalan dengan penegasan dimaksud, Londar langsung memberikan arahan kepada dua belas siswa yang dinyatakan tidak lulus tersebut, untuk harus mengikuti kegiatan MPLS, pada tahun ajaran 2026-2027
Penegasan ini, selanjutnya diharapkan untuk diinformasikan kepada para orang tua, dari kedua belas murid tersebut, agar jangan menimbulkan kesalah pahaman antara orang tua, dengan pihak SMK Negri 6 kepulauan Tanimbar
MPLS merupakan gerbang utama bagi calon siswa baru, agar diterima sebagai siswa baru pada satuan pendidikan yang dituju, untuk melanjutkan studinya, sesuai dengan spesifikasi ilmu yang dicita-citakan oleh para siswa
Oleh sebab itu, para siswa yang dinyatakan tidak lulus, dihimbau untuk menampilkan jiwa besarnya, agar menerima kenyataan dimaksud, untuk membentuk mental spiritual mereka, supaya menjadi siswa siswa yang handal.(JKN 01)






