Semen Langka di Saumlaki: Masyarakat Pertanyakan Kuota Pengiriman dan Duga Ada Permainan Harga oleh Pengusaha
Saumlaki–Jurnal Kepulaan News Kelangkaan semen yang terjadi di Kota Saumlaki dalam beberapa waktu terakhir mulai meresahkan masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT). Kondisi ini memicu gelombang pertanyaan dan kecurigaan dari warga terkait tata kelola distribusi material bangunan utama tersebut di wilayah KKT.
Masyarakat secara terbuka mempertanyakan transparansi data dari dinas terkait mengenai berapa banyak kuota semen yang dialokasikan untuk KKT pada setiap kali pengiriman atau kedatangan kapal. Minimnya keterbukaan informasi ini membuat warga menduga adanya keganjilan dalam rantai distribusi dari pelabuhan hingga ke tingkat pengecer.
“Kami menduga kelangkaan yang terjadi saat ini bukan karena stok habis dari pusat, melainkan diduga sebagai trik atau permainan oknum pengusaha tertentu di Saumlaki untuk menimbun barang secara sengaja. Tujuannya jelas, demi menciptakan kelangkaan buatan agar mereka memiliki alasan kuat untuk menaikkan harga semen secara sepihak di pasar,” ujar [Nama Perwakilan Warga/Tokoh Masyarakat], perwakilan masyarakat KKT, Rabu (21/10/2026).
Dampak dari kelangkaan ini sangat dirasakan oleh masyarakat kecil, pekerja bangunan, serta proyek-proyek infrastruktur lokal yang terpaksa terhenti. Kondisi ini diperparah dengan melonjaknya harga semen di pasaran secara tidak wajar akibat minimnya pasokan yang dilepas ke publik.
Menyikapi situasi yang kian meresahkan ini, Masyarakat KKT menyatakan sikap dan tuntutan sebagai berikut:
- Menuntut Transparansi Kuota: Meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian KKT bersama pihak otoritas pelabuhan untuk membuka secara transparan data manifest pengiriman dan total kuota semen yang masuk ke Saumlaki bagi konsumsi masyarakat KKT.
- Pemberantasan Spekulan dan Penimbun: Mendesak Satgas Pangan/Barang Pokok dan Penting Polres Kepulauan Tanimbar bersama Pemerintah Daerah untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang-gudang pengusaha besar di Saumlaki yang diduga menahan stok semen.
- Sanksi Tegas Pengusaha Nakal: Meminta pemerintah mencabut izin usaha para distributor atau pangkalan yang terbukti memanipulasi pasokan demi meraup keuntungan pribadi di atas penderitaan masyarakat.
Masyarakat berharap Pemerintah Daerah KKT tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah cepat untuk menstabilkan pasokan serta harga semen di Kota Saumlaki sebelum gejolak sosial di masyarakat semakin meluas
(JKN/1.0.0)






